Dikbud Pastikan 18.427 Siswa Batal Ujian Nasional

Bengkulu – Atas dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI atas ditiadakannya Ujian Nasional bagi anak-anak sekolah ditindaklanjuti Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu. Menurut Plt Kadis Dikbud, Eri Yulian Hidayat, jika SE tersebut sudah juga mereka teruskan ke Dinas pendidikan kabupaten/ kota se Provinsi Bengkulu.

Diketahui, yang menjadi kewenangan provinsi yakni untuk SMA/MA/ SMA Luar Biasa (LB) dipastikan akan ditiadakan mengacu pada kebijakan pusat. Adapun jumlah peserta untuk SMA/MA/ SMA LB sebanyak 18.427 murid yang jadwalnya direncanakan pada 31 Maret- 2 April 2020.

“Kalau edaran dari kementerian sudah diedarkan semua. Tapi kita juga akan mengirim lagi yang dari dinas Dikbud. Kita tentunya mengacu pada aturan pusat,” kata Eri Yulian Hidayat.

Jadi ujian nasional ditiadakan, nanti penilaian akan diserahkan ke pihak sekolah. Nilai semester IV dan V yang telah mereka peroleh.

“Selain itu sejak beberapa hari lalu anak-anak memang sudah diliburkan untuk memutus mata rantai penyebaram virus corona ini. Libur sampai 31 Maret 2020, kegiatan sekolah dihentikan,” ungkapnya.

Sebelumnya Kemendikbud telah menerbitkan SE bernomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran coronavirus disease 2019 (covid-19). Di dalam SE mengatur soal ditiadakannya UN, libur sekolah, kenaikan kelas, PPDB dan juga penggunaan dana BOS untuk keperluan pencegahan penyebaran covid-19. (adv)