Dewan Minta Pemprov Harus Turun Tangan Atasi Sebaran Covid-19 di Kabawetan

Bengkulu – Menyikapi tingginya penyebaran COVID-19 di wilayah Kabawetan Kabupaten Kepahiang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui dinas kesehatan, dinilai perlu turun tangan.  

“Instansi terkait di lingkungan Pemprov perlu turun tangan membantu melakukan penelusuran kasus COVID-19, sehingga nantinya langkah pencegahan bisa cepat dilakukan,” kata Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Zainal, Selasa (18/5/2021).

Menurutnya, perlu hadirnya Pemprov karena jika permasalahan ini lambat di tangani bisa berakibat fatal, karena bisa menyebar ke desa lainnya. 

Apalagi dari informasi yang diterima, terdapat 3 desa di Kecamatan Kabawetan sudah ada warganya yang terpapar COVID-19.

“Memang harus cepat dilakukan penelusuran, agar desa yang belum tidak sampai terpapar,” kata Zainal. 

Lebih lanjut, terhadap warga yang mulai mengabaikan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19, Zainal meminta perlu menurunkan petugas ke tengah-tengah masyarakat, agar kedisiplinan warga patuh menerapkan prokes tercipta.

“Harus diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro. Misal menutup kawasan objek wisata dan kegiatan belajar mengajar sebaiknya jangan dulu tatap muka,” kata Zainal.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang hingga Minggu (16/5/21) masih terdapat 46 kasus aktif COVID-19 di mana terbanyak berada di wilayah Kecamatan Kabawetan. 

Sementara keseluruhan 660 orang perpapar COVID-19 di Kabupaten Kepahiang dan sebanyak 9 orang sudah meninggal dunia serta 605 orang berhasil sembuh dan total warga yang menjalani pemeriksaan sebanyak 5.460 orang. (Adv)