Debit Sungai Tinggi, Warga Air Napal Mengungsi

Pena Rafflesia.com – Banjir merendam rumah warga Desa Air Napal Kecamatan Bang Haji Bengkulu Tengah. Akibatnya warga mengungsi ke jalur evakuasi, ada juga yang mengungsi ke rumah warga yang lebih tinggi. Banjir  merendam rumah karena luapan Sungai Lemau.

“Warga terkejut karena banjir duluan yang datang baru kemudian turun hujan,” kata Kepala Desa Air Napal.

Ungkapnya, saat ini debit air sungai sangat tinggi dan ketinggi air sudah mencapai 10 centimeter di sejumlah rumah warga dan pemiliknya sudah mengungsi ke rumah warga lain yang lebih tinggi dan mengangkut sejumlah barang untuk diselamatkan.

Hujan yang cukup lebat masih melanda Desa Air Napal jelas arif, sehingga masyarakat sekitar 15 hingga 20 kepala keluarga sudah mengungsi.
“Masyarakat masih trauma karena terkena banjir bandang April lalu, sehingga langsung mengemas barang-barang yang penting dan mengungsi, apalagi masih hujan,” tegasnya.

Untuk sebagian warga sudah berdatangan ke Balai Desa untuk berjaga-jaga karena khawatir volume air akan terus meningkat.(Co)