Bupati BS Segera Tindak Lanjut Instruksi Presiden Terkait Covid-19

Bupati Gusanan Poto Bersama Presiden RI

Bengkulu Selatan – Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, menyatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan serta instruksi Presiden Jokowi dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19 di daerah menjelang lebaran.

“Secepatnya kita akan melakukan langkah-langkah strategis apa yang akan kita lakukan, tentunya bersama-sama Forkopimda,” kata Bupati.

Dia menyebut sebelum Presiden Jokowi menegaskan bahwa Provinsi Bengkulu termasuk salah satu wilayah yang diwarning lantaran peningkatan kasus Covid -19. Pihaknya sudah mengambil langkah awal atau sudah mendahului dengan rapat seluruh satgas yang mengikutsertakan seluruh pihak pihak terkait diantaranya dari unsur BMA, tokoh masyarakat, agama dan yang lain.

Bahkan Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi sudah menerbitkan Surat Edaran Nomor : 360/128/COVID-19/IV/2021 Tentang Penghentian Sementara Kegiatan Yang Bersifat Keramaian/Kerumunan Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Pandemi Covid -19.

“Sudah kita putuskan dalam rapat satgas tersebut, mengingat meningkatnya kasus Covid-19 di Bengkulu Selatan. Jadi kegiatan yang bersifat keramaian kita larang dulu. Baik yang disebabkan oleh pernikahan maupun upacara-upacara adat ataupun keramaian – keramaian yang lain dan termasuk beberapa lokasi pariwisata nanti belum kita izinkan untuk beroperasi terutama disuasana Idul Fitri,” tegas Gusnan.

Ditanya sampai kapan larangan ini berlaku ? Bupati menyebut untuk lokasi pariwisata larangan berlaku pada saat perayaan Idul Fitri. Sementara untuk kegiatan yang sifatnya keramaian akan dilihat berdasarkan update kasus Covid -19 yang ada di Bengkulu Selatan.

“Jika kembali turun (kasus Covid -19) di Bengkulu Selatan maka kita berikan kelonggaran kembali. Namun demikian harus tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan Covid -19,” ujarnya.

Seperti diketahui Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin dalam rakor virtual yang digelar pada 29 April lalu, menginstruksikan kepada semua kepala daerah agar fokus dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 jelang libur Idul Fitri 1442 hijriah.

Presiden juga mengingatkan pemerintah daerah agar tetap berhati-hati dan waspada menghadapi libur panjang Idul Fitri 2021, yang dikhawatirkan dapat menjadi klaster baru dalam penyebaran COVID-19.

Untuk itu presiden menekankan agar kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan harus terus diperketat di setiap daerah. (Red)